Ads 468x60px

Sunday, April 24, 2016

Surga Durian di Pandeglang

Durian! siapa yang tidak tahu buah ini. Pandeglang?! mungkin terdengar asing untuk beberapa orang. Pandeglang adalah sebuah kabupaten di Propinsi Banten. Kalau di ukur dari waktu sekitar 2,5 Jam dari Jakarta via Tol Jakarta-Merak. Saya terdampar di Pandeglang lantaran akan menghadiri pernikahan seorang rekan di Rangkasbitung. Sudah pergi jauh-jauh, hanya untuk kondangan saja? rasanya ada yang janggal. Sayapun mencari keunikan dalam perjalaan pergi atau pulang. Ketemulah surga dunia bernama Durian Jatohan Haji Arif.

Melihat surga kecil ini pertama kali, mirip seperti restoran durian. Dengan buah Durian sebagai sajian utamanya. Durian Jatohan Haji Arif (DJHA) hanyalah nama tempat makan durian yang melegenda di Banten. Durian disini di pasok dari berbagai penjuru Banten yang dikelola oleh pertanian warga. Berbeda dengan Durian Warso di Bogor yang memanen hasil durianya dari kebun sendiri.

DJHA terletak di Jalan Raya Serang - Pandeglang, km 14, Baros, Kec. Serang. Jangan khawatir tersesat, di Gmaps sudah tersedia. Tempatnya sangat luas lho, ada 3 lantai untuk tempat makan. Parkirannya pun sangat luas, kalau membawa rombongan bis leh uga. Bagi umat muslim yang sudah jauh-jauh datang kesini, tidak perlu khawatir ketingalan Shalat. Disediakan mushola kok. Ada pula spot photo supaya kalian tetap ekses di dunia maya, hahaa.

Di sini kita bisa langsung memilih durian yang ada. Durian yang ditawarkan ada yang masih dalam bentuk buah dan sudah dipisahkan dengan kulitnya. Durian yang dalam bentuk buah-pun sudah di kupas sebagian kulitnya kemudian di bungkus dengan plastic wrap. Sebelum deal mengambil duriannya, kita bisa icip dulu. Cucok atau tidak durian yang kita inginkan. Saat saya ke sini, harga yang ditawarkan untuk durian dalam bentuk buah 75-100ribu. Sedangkan durian yang sudah dipisahkan ke kulitnya seharga 45-75ribu.

Saya beli satu buah durian dan satu yang sudah di kupas, karena ingin merasakan perbedaannya. Selesai memilih buah durian, si 'Aa akan mengantarkan duriannya ke tempat makan sesuai pilihan kita. Dilantai satu, dua atau tiga. 'Aa-nya akan menawarkan kita mau minum apa. Dia merekomendasikan Kelapa Jeruk. Dalam bayangan saya, kelapa jeruk adalah air kelapa murni di beri jeruk perasan jeruk. Ternyata tidak seperti itu. Kelapa Jeruk yang dimaksud adalah air jeruk pesaran di beri daging kelapa. #duh kecewa! dengan kelapa jeruknya.

Durian yang masih dalam buah tentunya paling maknyus dibandingkan dengan durian yang telah kupasan. Selain buah durian asli, kita bisa menikmati hasil olahan durian seperti sop durian, serabi durian, es krim durian, pancake, wajik, dodol, sampai kripik biji durian. Tapi kalau sudah ketemu yang asli kenapa harus pesan olahannya.

Info Durian Jatohan Haji Arif
Alamat: Jalan Raya Serang - Pandeglang, km 14, Baros, Kec. Serang
Telp : 0813-1428-5223
Peta DJHA https://goo.gl/maps/JGzY1TL3FV22



2 Comments:

  1. wuuhh tahu dan duren bersatu kayaknya menggoda sekali mas hehehe lezat tuh 2 2 nya suka

    ReplyDelete
  2. Wah asik! Anak saya bisa betah berlama-lama karena di suka banget duren :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Instagram

Instagram

Statistics


Visit Indonesia

visit indonesia Warung Blogger