Ads 468x60px

Saturday, January 16, 2010

Universitas Islam Indonesia yang Kukenal

4 tahun silam,Tidak pernah terbesit dalam pikiran untuk kuliah di Unversitas Islam Indonesia (UII). Sewaktu SMA saya tidak pernah mendengar nama universitas tersebut. SMA saya di Jakarta, jadi wajar agaknya belum pernah mendengar nama UII walaupun kakak saya berkuliah di Yogya pada waktu itu. Sebelum masuk UII saya sebenarnya sudah diterima di universitas swasta di daerah Depok, Jawa Barat. Tetapi ibu saya agak keberatan jika kuliah disana. Alasannya karena jauh dari rumah, apalagi kalau kesana harus naik kereta jabotabek. Mungkin yang ada dipikiran ibu saya, kalau naik jabotabek berebutan dan didalam seperti ikan sarden, belum lagi ada copet dan lain sebagainya.
Akhirnya saya mengalah, untuk mendaftar di universitas swasta yang ada di Yogya. Berhubung pada waktu itu masih ada kakak saya yang sedang menyelesaikan kuliahnya di universitas swasta juga di Yogya, jadi ibu saya justru tidak terlalu khawatir. Okelah, di Yogya saya langsung mendaftar di UII. Tentunya jurusan yang sama dengan jurusan di universitas di daerah Depok, Jawa Barat.
Berkuliah di UII tentunya bukan harapan terbesar saya, karena saya berharap berkuliah di universitas negeri. Tetapi takdir berkata lain, saya berkuliah di UII. Pertama kali mendaftar saya memilih jurusan Teknik Informatika sebagai pilihan utama dan jurusan Teknik Sipil. Setelah mengikuti tes gelombang terakhir, saya dinyatakan lulus pada Jurusan Teknik Informatika yang tergabung dalam Fakultas Teknologi Industri.
Ini pertama kalinya saya menuntut ilmu dengan lingkungan rekan-rekan yang Islam semua, karena sebelumnya sejak TK sampai SMA saya di sekolah negeri. Pertama kali masuk UII, seperti universitas lain diadakan ospek. Ketika tahun 2005 bernama PESONA TA’ARUF (PESTA). Acara ini diadakan selama 2 hari ditingkat universitas dan 2 hari ditingkat fakultas. Tetapi saya hanya mengikuti rangkaian acara di tingkat universitas saja, karena sudah terlalu lelah jadi tingkat fakultas saya tidak ikut. 2 minggu setelah acara itu saya mulai duduk dibangku kuliah sebagai MAHASISWA.
Secara umum, UII cukup bagus sebagai universitas swasta. Memang jika dibandingkan dengan universitas swasta di Jakarta, UII memang boleh dibilang murah. Dari segi fasilitas UII-pun saya lihat terus memperbaiki diri. Sejak saya kuliah sampai lulus UII membangun 2 gedung baru yaitu GOR UII dan Gedung Kuliah UMUM yang diberi nama Gedung Prof. Sardjito. Terakhir UII akan membangun gedung perpustakaan terbaru, tetapi pembangunannya terhambat karena ditemukannya sebuah bangunan candi yang tertimbun tanah dimana perpustakaan tersebut akan dibangun.
Menjadi mahasiswa UII pasti memiliki kebanggaan tersendiri. UII yang dahulu bernama Sekolah Tinggi Islam (STI) menjadi cikal-bakal tumbuhnya universitas di daerah Yogyakarta. Menurut cerita dosen matakuliah agama, saya lupa namanya. STI dahulu terletak di Jakarta, tetapi karena ibukota Indonesia sempat pindah ke Yogyakarta. maka STI-pun pindah di Yogyakarta dan fakultas-fakultasnya tersebar di beberapa tempat. Jadi ceritanya Fakultas Agama menjadi IAIN (sekarang UIN Sunan Kalijaga), Fakultas Pendidikan menjadi UNY, Fakultas ISIP menjadi UGM, Fakultas Kedokteran menjadi UNS Solo. Begitu menurut cerita dosen agama tersebut. Jadi berkuliah di UII sama saja merasakan kuliah di UIN, UNY, UGM dan UNS Solo (hahaa, lebay).
Oiya yang paling penting jika ada yang mau berkuliah di UII, UII selalu menggunakan IT sebagai pelayanan kepada mahasiswanya. Mulai dari website resmi Universitas, Layanan mahasiswa dengan nama Unisys, layanan e-learning dengan nama Klasiber, layanan e-mail untuk mahasiswanya, yang paling anyar layanan blog untuk mahasiswa UII. Ya, begitulah sekilas UII yang kukenal. Sebenarnya masih banyak tentang UII yang belum dituangkan dalam tulisan ini. Itung-itung tulisan ini sebagai cindera mata untuk UII agar UII semakin banyak dikenal orang dan menciptakan lulusan yang berkualitas.

14 Comments:

  1. :-0 Wah saya tidak menyangka UII sejarahnya seperti itu.. Eh itu katanya UII itu Universitas Tertua apanya ??? Universitas Islam atau Universitasnya ??

    ReplyDelete
  2. Benar sekali mas Rizal Aditya, UII memang Universitas tertua di Indonesia karena UII berdiri sejak 1945 sebelum Indonesia menrdeka, makanya disebut tertua.

    ___http://profesirandi.wordpress.com___

    ReplyDelete
  3. sedihnya tak lama lagi bakal ninggalin kampus ini..
    =((

    ReplyDelete
  4. hmmm baru nyadar juga heheh

    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

    ReplyDelete
  5. Pendukung UII sejatiFebruary 5, 2010 at 4:33 PM

    Yoi, UII tu Universitas tertua di Indonesia. Cikal bakal perguruan tinggi di Indonesia. Bapak perguruan tinggi adalah UII.
    Kenali dan Cintai kampus ini.

    ReplyDelete
  6. kalo dari kampus swasta lain , bisa nggak pindah ke uii????

    ReplyDelete
  7. bisa mas irvan, teman saya dulu juga ada yang pindahan dari bandung ke uii

    ReplyDelete
  8. Mas saya dari salah satu mahasiswa fk swasta,saya mau pindah ke fk uii bisa ngak??kira-kira apa saja persyaratannya,dan kira-kira berapa biaya untuk perpindahan,apa sama biaya nya dengan mahasiswa baru?mohon infonya mas,trimakasih.

    ReplyDelete
  9. iya nih saya juga mau pindah ke uiitapi syarat nya gmna ya?

    ReplyDelete
  10. syarat pindah setahu saya Akreditasinya harus setara atau lebih Baik...

    ReplyDelete
  11. Gan mau tanya ya..saya jurusan t.sipil uii klo ingin pindah jurusan yg ttep satu fakultas ke arsitek itu bisa gk ya gan atau harus tes daftar ulang lagi jadi mana uii ..? Terimakasih

    ReplyDelete
  12. Gan mau tanya ya..saya jurusan t.sipil uii klo ingin pindah jurusan yg ttep satu fakultas ke arsitek itu bisa gk ya gan atau harus tes daftar ulang lagi jadi maba uii ..? Terimakasih

    ReplyDelete
  13. gan mau tanya, lulusan tekhnik sipil uii dalam nyari pekerjaan bagaimana? dibandingkan dengan PTN masih bisa bersaing ato tidak? lalu, ikatan alumni dalam pencarian pekerjaan kuat atau tidak?
    terima kasih

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Instagram

Instagram

Statistics


Visit Indonesia

visit indonesia Warung Blogger